DemokratNews — Rektor UIN SGD Bandung Prof. DR Nanat Fatah Natsir, menegaskan, pihaknya akan menanggung biaya perbaikan rumah, dan perawatan keluarga H. Odang, di Cipadung, kota Bandung. Selain itu, rektor pun berjanji akan menegok empat korban anggota keluarga tersebut yang luka bacok akibat sabetan samurai.
Nanat, menegaskan, sekelompok pria yang merusak rumah dan meganiaya itu bukan mahasiswa UIN. Dia menduga, mereka pemuda luar yang mengaku mahasiswa. ” Kami tegaskan, pelaku bukan mahasiswa tapi pemuda luar,” ujarnya.
Warga setempat yang menyerangan ke kampus UIN, mengaku jika sekelompok pria itu mahasiswa, karena usai merusak dan menganiaya korban mereka kabur dan bersembunyi di kam;pus UIN. ” Mereka kabur ke UIN jadi kami menduga kuat mereka mahasiswa,” kata H. Odang, warga Cipadung.
Untuk menjernihkan masalah penyerangan Kamis dini hari, pihak kampus UIN memanggil puluhan warga Cipadung untuk musyawarah. Hasilnya, Sekira pukul 12.00 warga berjanji akan menahan diri dan permasalahan itu diserahkan ke polisi.
Usai musyawarah warga pun bersalaman dengan pihak rektorat kemudian dihadiahi bingkisan berupa amplop berisi uang. Tiga puluh warga pun tersenyum lebar saat amplop diberikan satu per satu oleh Bima, Satpam kampus itu. ” Alhamdulilah dapat angpao….,” teriak mereka sambil pulang meninggalkan kampus.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Jaya Sunriyanto, menjelaskan, pihaknya masih terus menyelidiki kasus perusakan rumah dan penyerangan kampus. Selain itu, polisi kini sedang mengejar pelaku yang membacok empat korban keluarga H. Odang menggunakan samurai.
” Kami baru menahan tiga orang yang diduga kuat pelaku penyerangan ke kampus. Sedang pelaku pembacokan masih diselidiki,” tegasnya.
Untuk itu, Kapolrestabes berharap supaya warga bisa menahan diri dan menyerahkan persoalan itu ke polisi. ” Kami akan mengusut tuntas persoalan ini,” tegasnya usai bermusyawarah.
Diberitakan sebelumnya, puluhan warga berkulit hitam ramai-ramai menyerang rumah warga, Kamis dini hari. Mereka merusak rumah dan menganiaya empat penghuninya yang kini dirawat di RSHS Bandung. (Pos Kota/poskota.co.id)
Views:3324


Bisakah sya msuk ke uin,tpi orng tua ku tdk mngjinkan,mslah biaya x dan otk ku tdk sprti x lain,tapi sya pya k ingnan untk kul d uin,krn mnrut sya uin adlh pling trbaik buat ku kul,pkk x ok de,tunggu aku di uin 1 thn akn dtng……………….