Jumlah Penerima Raskin di Kota Bandung Meningkat

Posted by on Jun 08, 2012 | Leave a Comment | Print This Post Print This Post

raskinBANDUNG -- Kuota penerima beras miskin (raskin) tahun 2012 di Kota Bandung bertambah menjadi 74.435 kepala keluarga (KK). Padahal tahun sebelumnya hanya 63.431 rumah tangga sasaran (RTS).

Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda mengatakan, kenaikan penerimah jatah raskin bukan berarti menjelaskan kalau warga miskin di Kota Bandung juga bertambah.

“Kuota penerima raskin itu didapatkan pemerintah pusat berdasarkan 28 persen dari populasi warga Kota Bandung,” ujar  Ayi di Balai Kota, Kamis (7/6).

Untuk mengecek jatah raskin ke masyarakat, akan diterjunkan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Kota Bandung. Pengecekan ke lapangan dilakukan karena dikhawatirkan jatah raskin salah sasaran.

“Ada keluarga yang tadinya miskin jadi tidak miskin sehingga jatah raskin bisa dialihkan ke yang lain,” ujar Ayi.

Menurutnya, masih ditemukan ada keluarga yang terdata sebagai keluarga miskin namun ketika didata ternyata tidak tergolong keluarga miskin. Tim selain mengecek jatah raskin 74.435 KK juga akan merumuskan indikator kemiskinan secara mendetail.

“Warga miskin aturan BPS ada 14 indikator. Tapi indikator tidak sepenuhnya bisa diimplementasikan untuk mengukur kemiskinan di Kota Bandung,” ujar Ayi.

Contoh indikator miskin di antaranya, jika di desa memiliki tanah setengah hektare masih bisa disebut miskin, tapi kalau di Kota Bandung memiliki tanah setengah hektare sudah sangat kaya.

“Indikator lainnya, miskin itu tidak memiliki listrik dan rumah lantai tanah sedangkan di Kota Bandung semua sudah pakai listrik dan tak ada lantai tanah sehingga tak bisa diterapkan,” ujar Ayi. (TRIBUN JABAR).*

Views:330

BERITA TERKAIT:

Tetap update berita/artikel di mana pun dari DemokratNews dengan mengetikkan http://demokratnews.com dari browser ponsel Anda!

TULIS KOMENTAR